Posted by : Unknown Sabtu, 10 Desember 2011


Berawal dari topik diskusi di bla.. bla.. bla..
yang mengambil tema "Cyber Politics: Perang Dunia Maya dan Tantangan Dunia Masa Depan"  yang ditulis oleh Nofia Fitri.

Ceritanya ada salah seorang peserta yang mempertanyakan pengertian dasar dari teknologi itu sendiri kepada pembicara sehingga pada akhirnya diskusi dibatasi. Dengan kata lain selama setengah jam lebih saya dan peserta lain hanya bisa menyimak.. menyimakk.. dan akhirnya bosen karena ndak kebagian bicara. 1/2 jam lebih gitu lho... mending makan pecel lele dulu deh.. =P


Nah.. abis makan pecel lele (jangan tanya hubungan pecel lele ama cyberwar), saya mampir lagi.. dan ternyata diskusinya udah beres, dan saya ndak tau apa hasil pembicaraan dari orang" cerdas tersebut (ToT)

Sayang sekali...
Karenanya, saya memutuskan berceloteh sendiri..
Itung-itung mbayar kegeraman gara" ndak kebagian ngomong..
kwkwkwkwk..



Teknologi.

Apa itu teknologi?
Menurut pengetahuan saya yang sungguh sangat amat masih cetek ini, ToT
Teknologi merupakan hasil dari budaya manusia
Mulai dari zaman peradaban kuno, sampai ke zaman redtube (what the kamsut??) ehehehe..
sampe ke Era Platinum maksutnya...

Alasan logis yang menjadi dasar pernyataan kenapa saya menyimpulkan bahwa teknologi itu merupakan hasil dari budaya?

Hmm.. Hmm.. Hmm.. bukankah budaya itu sendiri merupakan hasil dari Cipta, Rasa, Karsa  (TRIDAYA) manusia ? Sama halnya, dengan teknologi manusia sampai zaman sekarang... bukan hasil dari Cipta, Rasa, Karya dari monyet ! =))

"Teknologi selalu berbanding lurus dengan pengetahuan"

Jauh pada abad-abad sebelumnya baik di dunia Barat maupun di luar Barat begitu meyakini dan mempercayai jika ilmu pengetahuan di masa mendatang akan mempengaruhi perkembangan dan mengubah pola pikir suatu bangsa. Di masa sekarang, dimana perkembangan teknologi dan informasi begitu pesat, termasuk perkembangan dunia cyber... tentu saja bukan hal yang tidak mungkin jika pola pikir negara" di seluruh dunia mulai bergeser ke era globalisme.

Seiring perkembangan dan kemajuan teknologi, masyakakat global mulai membuat, bergabung dan menjalin interakasi dalam komunitasnya tersendiri. Begitu beragam, tapi saya memfokuskan pembahasan pada Cyberwar Issue yang lagi seru di bahas di komunitas hacking.

Kenichi Ohmae mengemukakan bahwa dalam kehidupan dunia global yang semakin menunjukan ke arah Borderless World, alias suatu negara akan kuat manakala ia mampu merespons secara fungsional fenomena 4 "Is"  yang terdiri dari : (1) Investment; (2) Industry (3) Information Technology; (4) Individual Consumers.

Lebih lanjut, doi mengemukakan pula perubahan besar yang terjadi pada dunia saat ini, yang meliputi 3 aspek, yaitu : (1) Perubahan dalam teknologi; (2) Perubahan dalam pribadi seseorang, dan (3) Perubahan di dalam organisasi.

== potong di sini ==

Kue tart kali.. dipotong   =))
Okeh.. pembahasan di atas sedikit melebar sekalipun informasi tsb memang dibutuhkan sebagai penguat analisa alakadalnya dari sayah..

Perang Cyber secara global antar negara, Mungkinkah??
Kenapa tidak ?!

Negara" yang teknologi-nya berkembang pesat seperti AS, Rusia, Korsel, Iran, China, dll.
Israel? jangan ditanya.. =))

Khusus untuk China, pada Juni 2011 Militer China telah membentuk satuan elit keamanan internet yang bertugas untuk menangkal serangan cyber. The People’s Liberation Army dilaporkan telah menginvestasikan puluhan juta yuan (jutaan dolar) untuk proyek tersebut.

Proyek dari Negara Tirai Bambu (not mambu) tersebut bisa menjadi petunjuk nyata bahwa mereka serius mempersiapkan dari jika sewaktu-waktu terjadi perang cyber dengan negara" dari Barat.

“Cyber attacks telah menjadi masalah internasional yang mempengaruhi wilayah sipil dan militer” dikutip dari Global Times kementrian pertahanan China Geng Yansheng

Kita semua tau, kalo udah lama China senewen sama si Sam (bukan si sam ujek brewok lho..) =))

Dah ah.. capek nulisnya.. Kita ambil intinya aja.. -_-" <-- penulis pemalas

Jaman dulu, antar negara perang pakek pedang, tombak, panah
Beberapa abad selanjutnya, perang pakek tank baja (bukan tank top), senapan, bom
Belakangan maen perang"-annya pakek rudal. Bentar- bentar rudal.. bentar-bentar ngebom lewat pesawat, lebih licik dikit ngebom pakek senjata biologis aka bom kimia seperti Mustard, dll.
Belom lagi aksi spionanse, pencurian data negara, dan bejibun teknik lainnyo..


Hmm.. perang Cyber..
Bukan mungkinkah.. tapi apa yang kelak menjadi tujuannya..
Penguasaan teknologi secara global secara mutlak?
Berada dimana negara kita saat itu??
Garda depan??

Perdulikah pemerintah kita dengan "global issue" ini?
Ah.. kawan.. pemerintah kita bukan tidak tahu,
Mereka bahkan terlalu pintar untuk tahu
Bahwa penggiat hacking di Indonesia berjiwa nasionalis
Anda boleh tanya pakar TI di Indonesia..
Mereka paham, bahwa banyak di antara kita yang mungkin akan maju membela
Jika Cyberwar mampir ke negara kita..

Tapi untuk apa??
Mereka yang berperang, bertujuan menguasai teknologi untuk menundukan manusia" yang mereka anggap tidak sepaham atau berpotensi mengganggu stabilitas negara mereka.

Minat gitu capek" berperang buat menguasai  manusia" yang mudah dikadalin lewat harta, tahta dan kuasa???
Bukannya sinis ama negara sendiri.. tapi kenyataanya memang gitu.

Well.. mungkin kita hanya akan sibuk sebagai penonton.

Referensi :
http://nofiasbigprojects.blogspot.com/2011/12/cyber-politics-perang-dunia-maya-dan_10.html
http://blog.pnyet.web.id/2011/06/02/china-membangun-cyber-warfare.html
http://www.eramuslim.com/konsultasi/konspirasi/e-ktp.htm
Makalah_Spasial - Menjadi Komunitas Pembelajar Melalui Asesmen Alternatif
Pengembangan Kekuatan Militer China dan Dampaknya Terhadap Kawasan Asia Timur
Anonymous <-- The Next Target.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Welcome to My Blog

Kesaksian

Popular Post

- Copyright © 2013 Demo -NAMA BLOG ANDA